Wajib Nonton!

ADVERTISING

MAU JUTAAN PASANG MATA MELIHAT PRODUK ANDA? TERTARIK MEMASANG IKLAN DI WEBSITE KAMI? HUBUNGI TIM ADVERTISING KAMI DI 082112496861.

PAKET USB ISI DRAMA KOREA

Jumat, 10 Februari 2017

Bedah Program : Apa Yang Membuat The Cuts Indonesia Patut Ditonton?


SUDAHKAH Anda menonton program pencarian bakat terbaru, The Cuts Indonesia (TCI)? Suguhan talent search terbaru di Trans7 tersebut menjadi salah satu program alternatif tontonan setiap Minggu malam. Kami pun mengikuti TCI sejak penayangan minggu pertamanya. 


Dari minggu ke minggu, TCI berhasil menyuguhkan tontonan yang menarik. Deretan judges seperti Henoch Sitompul, Alex Abbad, Wak Doyok dan Claudia Adinda punya ciri khas masing-masing yang membuat program ini patut untuk ditonton.



Gaya blak-blakan Henoch beserta penjelasan detail mengenai teknik potong rambut jadi nilai plus untuk pria berambut gondrong tersebut. Sementara itu, Alex Abbad seolah menjadi sosok judges antagonis yang tak segan mengkritik habis finalis jika dirinya merasa hasil potongan finalis tak sesuai dengan tantangan yang diberikan.

Wak Doyok bisa jadi judges yang tak terlalu banyak bicara. Aksen melayu yang dihadirkan menjadi salah satu daya tarik saat berkomentar. Namun, sudah selayaknya jika Wak Doyok memberikan sentuhan berbeda untuk membuat judges terlihat lebih berkompeten. 

Berbeda dengan Wak Doyok, Claudia Adinda sebagai satu-satunya judges perempuan berkomentar sesuai dengan porsinya. Kekasih dari Derby Romero tersebut juga mengomentari cara berbusana para finalis. Dipadukan dengan pengetahuan fashionnya yang luas, Claudia juga memberikan ciri khas aksen yang 'kebulean'.



Dibawakan oleh Fitri Tropica dan Jevier Justin, bukannya program ini tanpa cacat. Beberapa jokes yang dilemparkan terkadang hanya 'lewat' begitu saja saat Fitrop berusaha mencairkan suasana. Yang paling mengganggu daru Fitrop adalah penggunaan 'eeeee' yang merupakan indikasi sang host sedang memikirkan kata lain untuk menyambungkan hostingnya. Sementara itu, Jevier lebih fokus memandu jalannya program dengan cara yang lebih santai namun tetap kekinian.

Kekuatan lain dari program ini terletak pada testimoni finalis. Testimoni tersebut berhasil membangun drama dengan lebih kental. Testimoni ini mirip dengan rasa Master Chef Indonesia (MCI) yang tayang di RCTI. Sebagai bocoran, produser MCI turut duduk dibangku produser TCI untuk menghadirkan drama yang dapat diterima oleh penonton di rumah.

Sementara itu, program ini memiliki kelemahan pada beberapa tantangan yang diberikan. Salah satu episode terbaiknya menurut kami ada pada babak pertama Team B. TCI memberikan tantangan Impersonate, dimana finalis ditantang untuk memotong rambut model sesuai dengan gaya rambut artis terkenal.  Penonton di rumah mendapatkan bayangan, bagaimana seharusnya model benar yang harus dilakukan finalis.

Pada tantangan lain, seperti episode awal, kami merasakan perbandingan yang sangat jauh. Ibaratnya, kita seperti sedang menemani teman kita di salon dan kita hanya menunggu sampai potoingan rambut teman kita itu selesai. Satu kata yang dapat mewakili perasaan tersebut, membosankan!



Penonton di rumah seharusnya diberikan clue, potongan benar apa yang semestinya dilakukan seperti pada tantangan impesonate. Jika hal ini dilakukan, bukan tak mungkin jika popularitas TCI semakin terangkat ke permukaan.

Dari barisan finalis, 6 finalis tim A yang sudah lolos ke babak selanjutnya adalah Jacky, Danu, O'ong, Kadek, Jajang, dan Neri. Sedangkan dari Grup B masih menyisakan Dewo, Tia, Fadly, Erick, Jule dan Hendra, 


Beberapa peserta yang menonjol diantaranya adalah Jacky (gaya angkuh), Danu (wajah tampan), Neri (aksi lucu), Tia (satu-satunya finalis peserta yang tersisa), Fadly (wajah ganteng), dan Hendra (dandanan nyentrik).

Penasaran bagaimana TCI akan bergulir? Saksikan selengkapnya setiap hari Minggu pukul 20.30 WIB di Trans7.

Copyright © Dunia TV | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top