Wajib Nonton!

ADVERTISING

MAU JUTAAN PASANG MATA MELIHAT PRODUK ANDA? TERTARIK MEMASANG IKLAN DI WEBSITE KAMI? HUBUNGI TIM ADVERTISING KAMI DI 082112496861.

PAKET USB ISI DRAMA KOREA

Sabtu, 21 Mei 2016

RESENSI FILM : My Stupid Boss, Setidaknya Pasti Ngakak Sekali Saat Nonton Ini!


TIGA hari dirilis, film Indonesia berjudul My Stupid Boss rengkuh 300.000 penonton. Walau pencapaiannya mungkin belum sefenomenal Ada Apa dengan Cinta 2 di hari-hari awal penayangannya, namun jumlah ini tidak dapat disepelehkan. Sejumlah bioskop pun dikabarkan menambah layar untuk memasang film yang dibintangi oleh Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari ini.


Sebelumnya, keduanya sempat disatukan di dalam film box office berjudul Habibie & Ainun. Jadi tak heran jika penonton penasaran dengan chemistry apa yang akan dihadirkan keduanya lagi. Bukan sebagai pasangan yang pacaran atau sudah menikah, keduanya hanya melakoni peran sebagai karakter bos dan karyawannya. Lantas apa yang istimewa?

Terus terang, penulis datang ke bioskop bersama beberapa teman media yang lain dengan harapan yang tak terlalu tinggi. Sudah lama sekali sepertinya, penulis tak datang ke bioskop untuk menonton film Indonesia. Sayang uangnya, toh bentar lagi keluar di TV nasional. Hihi.

Penulis juga sejujurnya sama sekali tak pernah membaca blog ataupun buku My Stupid Boss. Jadi hanya berbekal trailer yang cukup bikin gemes itu, penulis akhirnya datang ke XXI Hollywood bersama 8 rekan lainnya..

Sekitar pukul 21.30 WIB tepat, kami akhirnya sampai dan beberapa menit kemudian film diputar. Nuansa properti yang tak biasa nampak jelas terlihat di menit-menit awal film. Sang director, Upi, memberikan pengalaman baru menonton film Indonesia dengan rasa 'berbeda'. Properti film hadir dengan warna cerah yang diniatkan atau bahasa kerennya dengan gaya retro.

Cerita dibuka dengan kepindahan nomaden wanita asal Indonesia bernama Diana (Bunga Citra Lestari). Diana mengikuti sang suami, Dika (Alex Abbad) yang kerja di Kuala Lumpur, Malaysia. Diana yang tak betah menganggur meminta bantuan sang suami menemukan pekerjaan untuknya di sana. Diana pun datang melamar ke perusahaan milik teman Dika dengan harapan tinggi. Sesama orang Indonesia, tentu akan membuat Diana cepat beradaptasi dengan calon bosnya itu.

Pandangannya berubah kala bertemu dengan sang bos. Diana pun akhirnya mulai bekerja di perusahaan tersebut walau sudah merasakan feeling tak enak sedari melamar pekerjaan tersebut.

Firasatnya tak salah, atasannya yang minta dipanggil Bossman selalu membuat ulah di kantor dan banyak membuat karyawannya menjadi jengkel. Dengan perawakan perut buncit, rambut yang mulai hilang dan berganti kebotakan serta logat yang terlalu Indonesia sering membuat karyawannya tak mengerti dengan apa yang diucapkannya.

Apalagi Bossman memperkerjakan banyak pekerja ilegal dari India, Tiongkok, Bangladesh hingga Vietnam sebagai karyawannya. Saat musim razia tiba, kebanyakan pegawainya panik dan sibuk bersembunyi karna tak mau dideportasi.


Keanehan-keanehan tersebut mulanya coba diatasi oleh Diana. Oh yah, Bossman lebih sering memanggil Diana dengan sebutan Kera... Ni. Ejaannya sengaja dipenggal sehingga terdengar seperti memanggil seekor kera. Kerani sendiri berarti kepala bagian administrasi.

Sifat aneh bossman mulai membuat Diana jengkel setengah mati. Mulai dari ketelmian dan kebudeg-kan sang bossman hingga gajinya yang tak kunjung dibayarkan. Belum lagi sifat Bossman yang kikir setengah mati, suka ingkar janji dan berbuat seenaknya di kantor. Niat keluar dari pekerjaan sering menghinggapi pikirannya, namun jika Diana keluar, ia harus membayar biaya penalti kontrak. Melakukan salah dan dipecat Bossman pun tak mungkin terjadi mengingat kikirnya sang pimpinan yang tak akan membayar pesangonnya.

Keluh kesahnya hanya dianggap angin lalu oleh Dika karena menganggap sang teman memang perangainya seperti itu. Tak cukup dengan bossman, 4 rekan kerja Diana juga aneh bin ajaib.

Saking getirnya si Bossman, Diana bahkan berniat melempar bom molotov ke ruangan sang atasan. Namun niatnya selalu digagalkan oleh Dika yang malah memberinya sebuah ide untuk berperang mental. Diana mulai membalas perlakuan si Bossman dengan cara yang sama menjengkelnya. Siapa yang pada akhirnya memenangkan peran mental ini?

Well, Reza Rahadian tampil prima dengan karakter pria paruh baya yang menjengkelkan. Dengan dandanan super norak dan jauh dari kesan pria tampan, sekali lagi Reza membuktikan kebintangannya sebagai seorang aktor yang mampu memerankan karakter apa saja. BCL? cukup prima, tapi sudah sering melihat perannya yang seperti ini!

Tak semua adegan lucu membuat penulis tertawa, beberapa adegan yang dipaksakan terasa kurang menggigit dan nanggung. Adegan Bossman yang menghitung uang recehan dan salah mengingat, dan dilanjutkan dari awal lagi sudah sering ditampilkan. Bahkan adegan di Spongebob Squarepants mungkin lebih lucu!

Overall, film My Stupid Boss layak kok untuk ditonton!

IMPOSSIBLE, WE DO! MIRACLE, WE TRY!


Best Scenes Komikal : Kala Mister Kho yang tak sedang berulang tahun terpaksa meniup kue ulang tahun karena gagal menipu istrinya untuk tak makan makanan buatan sang istri!

Penilaian :

Cerita : 7/10
Akting : 7.5/10


Copyright © Dunia TV | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top